![]() |
| berbicara pada kegiatan bubor paddas oleh KMKS |
Upaya untuk membangun kabupaten Sambas harus di gaungkan
oleh semua pihak, tak terkecuali mahasiswa. Dengan semangat tersebut KMKS
melaksanakan acara bubur paddas.Acara yang dihadiri oleh Bupati Sambas H. Atbah
Romin Suhaili Lc dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas Eko Suprihatino ini diikuti
oleh sekitar empat ratus mahasiswa asal kabupaten Sambas. Sabtu (20/10) di
jalan Karya Baru, Pontianak Selatan.
Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili Lc mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh KMKS karena melalui kegiatan dapat melestarikan kebudayaan kabupaten Sambas meskipun sedang berada di Pontianak. "Saya sangat mengapresiasi dan bangga dengan mahasiswa yang tetap berusaha melestarikan kebudayaan Sambas, apa yang dilakukan ini merupakan salah satu cara untuk membangun kabupaten Sambas, tetap jaga budaya kita sebagai orang Sambas walaupun kita tidak berada dikabupaten Sambas, Saye bangga menjadi urang sambas, dan saya bangga dengan Mahasiswa asal Kabupaten Sambas," katanya. Sabtu (20/10).
Kegiatan ini disampaikam bupati bisa mempererat tali silaturahmi antar sesama apalagi ketika tidak berada di kampung halaman kebersamaan harus selalu dijaga selama. "Meskipun saya sedang berada di Pontianak namun dengan kegiatan ini serasa di sambas, kegiatan ini sangat baik karena dapat mempererat tali silaturahmi, ini penting terutama untuk mahasiswa yang jauh dari kampung halaman, tetap kompak selalu," ujarnya.
Ketua Umum Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS), Deki A Bakar mengapresiasi kepada seluruh panitia karenanya kegiatan ini berjalan sebagai mana mestinya. "Walaupun beberapa kendala dilapangan bukanlah menjadi suatu hal yang bisa membatalkan acara, namun bisa dicari solusi dan diselesaikan bersama," tuturnya.Ketua panitia acara bubur paddas KMKS mustakim mengatakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga kebudayaan kabupaten Sambas.
"Untuk menjada budaya tak seharusnya berada sambas, pemuda dan mahasiswa ini yang harus selalu menjaga kebugaran, karena jika pemuda telah melupakan kebudayaan, bisa jadi kebudayaan kedepannye akan punah," ungkapnya.Selain itu, melalui kegiatan ini dapat menjaga tali silaturahmi dan tetap menjaga kekompakan sebagai mahasiswa yang jauh dari kampung halaman dan keluarga.
"Kita sangat mengharapkan silaturahmi bisa terjalin, karena sebagian mahasiswa tentunya banyak persoalan yang dihadapi maka kita mahasiswa kabupaten Sambas tetap menjaga kekompakan dimanapun berada," tegasnya. Ditempat yang sama Ali, mahasiswa kampus Fisip mengatakan baru pertama mengikuti acara yang dilaksanakan oleh KMK. "Saya merasa bahagia karena melihat antusias teman-teman yang sangat luar biasa untuk ikut acara ini dan tentu saja teman saya bertambah setelah acara ini," pungkasnya.
telah di posting oleh : https://sambas.go.id/sosial-dan-budaya/4263-kompak-membangun-budaya-sambas.html

0 Komentar